oleh

Covid-19 Jabodetabek Tinggi, Menteri PAN-RB Beri Opsi WFH bagi ASN

Jakarta – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara & Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Tjahjo Kumolo mengungkapkan 2 cara lain rekomendasi aplikasi bekerja menurut tempat tinggal atau work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) pada tempat aglomerasi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, & Bekasi (Jabodetabek).

“Mengingat lonjakan kasus yang signifikan, Kementerian PAN-RB menyampaikan rekomendasi kepada kementerian dan lembaga pemerintah non-kementerian, Pemda DKI (Jakarta) dan pemda se-Bodetabek,” kata Tjahjo Kumolo dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (4/2/2022) dilansir beritasatu.com

Baca Juga  Gerindra: Pemerintah Disarankan Buka Jalur bagi Pihak yang Ingin Menjadi Relawan COVID

Rekomendasi tersebut berkaitan dengan upaya meminimalkan kasus penularan Covid-19.

Rekomendasi pertama, instansi pemerintahan di daerah aglomerasi tersebut dapat bekerja dari rumah hingga Senin (7/2), guna memutus rantai penularan Covid-19 di kalangan ASN.

“Jika dihitung (Senin) dengan Sabtu dan Minggu, maka itu cukup untuk waktu inkubasi, kecuali (pegawai) rumah sakit atau puskesmas dan layanan umum masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga  Pemulung korban kebakaran Bantargebang Butuh Pemukiman Baru

Rekomendasi kedua, ASN yang masuk kantor hanya 10 persen dari total pegawai di instansi pemerintahan tersebut.

“Hal ini masih sejalan dengan SE (Surat Edaran) Menteri PAN-RB yang mengatur di wilayah PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Level 2 paling banyak 50 persen,” ujarnya.

Terhadap seluruh instansi pemerintahan di Jabodetabek, Tjahjo mengimbau seluruh kantor membatasi kunjungan tamu dan rapat secara fisik di kantor.

Baca Juga  Menyita 393.600 Dosis Vaksin COVID-19 AstraZeneca

“Selain itu (saya) meminta kementerian dan lembaga pemerintah non-kementerian dan pemda se-Jabodetabek untuk memperketat masuknya tamu-tamu, melakukan pembatasan rapat fisik di kantor, serta meningkatkan penyemprotan kantor,” ucapnya.(*/cr2)

News Feed