oleh

Nani Usulkan Kriyanusa Digelar Dua Tahun Sekali

GORONTALO.SIN.CO.ID – Ketua Dekranasda Provinsi Gorontalo, Nani Ismail Mokodongan, mengusulkan agar Pameran Kerajinan Nusantara (Kriyanusa) digelar dua tahun sekali. Usulan ini disampaikan sebagai masukan agar dukungan anggaran Dekranas dapat lebih banyak dialokasikan untuk pengembangan kerajinan daerah dan program yang dibutuhkan masyarakat.

Usulan tersebut disampaikan Nani usai mengikuti rangkaian kegiatan Kriyanusa 2026 yang ditutup pada Rabu (30/9/2026) di Jakarta. Menurutnya, pameran kerajinan nasional tetap penting sebagai wadah promosi produk unggulan daerah, tetapi pemanfaatan anggaran juga perlu memperhatikan kebutuhan perajin di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

Baca Juga  Gubernur Banten, Melantik Tim Ajudikasi PTSL 2021 Se-Banten Secara Daring

“Kita berharap dana Dekranas lebih banyak dialirkan ke provinsi dan kabupaten/kota untuk program-program yang sangat dibutuhkan masyarakat,” ujar Nani.

Ia menjelaskan, penyelenggaraan Kriyanusa membutuhkan anggaran yang cukup besar. Karena itu, pelaksanaannya setiap dua tahun sekali diharapkan memberi ruang bagi pemanfaatan anggaran untuk mendukung pembinaan perajin, pengembangan produk, serta perluasan pemasaran kerajinan lokal.

Nani menambahkan, Dekranasda Provinsi Gorontalo tetap memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Kriyanusa karena menjadi sarana memperkenalkan kerajinan daerah ke pasar yang lebih luas, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.

Baca Juga  Kampung Tangguh COVID-19 Di Muba Jaga Cadangan Pangan Nasional

 

“Oleh karena itu nanti kita di Bali tanggal 25-26 Oktober 2026 itu semua ibu-ibu dari provinsi ingin menyampaikan saran masukan kepada pusat, bahwa kalau boleh diadakan Kriyanusa ini dua tahun sekali. Alasannya, supaya dana setiap tahun itu tidak terfokus di acara Dekranas,” jelas Nani.

Dalam Kriyanusa 2026, Gorontalo turut memperkenalkan berbagai produk kerajinan khas daerah, mulai dari sulaman Karawo, kerajinan berbahan eceng gondok, lidi, bambu, hingga kayu minto untuk pembuatan Upiya Karanji atau kopiah keranjang.

Baca Juga  Puluhan Ribu Masyarakat Tegal dan Brebes Padati Kampanye Akbar Prabowo-Gibran

Selain memperkenalkan produk kerajinan, Nani juga tampil dalam peragaan busana Ketua Dekranasda provinsi se-Indonesia dengan mengenakan gaun pesta berbahan Karawo bermotif ikan paus atau Sherly, sebagai salah satu upaya mempromosikan kekhasan kerajinan Gorontalo di panggung nasional.(***)

News Feed